Bandar Lampung. MAN 1 (Humas). MAN 1 Bandar Lampung melaksanakan acara perpisahan dengan guru purnabakti, Drs. Arzan Kamal, guru Bahasa Indonesia, Jumat (21/8/2026). Kegiatan berlangsung di Panggung Pentas MAN 1 Bandar Lampung usai kegiatan senam dan dihadiri oleh Kepala Madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Bandar Lampung, Lukman Hakim, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Arzan Kamal selama menjalankan tugas di MAN 1 Bandar Lampung. Pengabdian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.

“Semua akan berganti. Apa yang telah Bapak berikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjadi lebih baik. Kami juga memohon maaf apabila selama berinteraksi terdapat tutur kata atau sikap yang kurang berkenan, menimbulkan luka, atau kekecewaan,” ungkap Lukman dalam sambutannya.

Lukman juga berharap hubungan silaturahmi tetap terjalin meskipun Arzan Kamal telah menyelesaikan tugas sebagai guru. “Semoga tali silaturahmi tetap berlanjut meskipun tugas telah berakhir. Kita doakan Pak Arzan senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua OSIS MAN 1 Bandar Lampung turut menyampaikan pesan perpisahan mewakili peserta didik. Ia menyampaikan bahwa jasa, ilmu, dan keteladanan yang diberikan Arzan Kamal selama mengajar akan tetap dikenang oleh para siswa.

Dalam sambutannya, Arzan Kamal mengungkapkan rasa syukur karena dapat melihat keceriaan keluarga besar madrasah dalam acara tersebut. Ia mengaku bahwa perpisahan ini menjadi bagian dari perjalanan tugasnya sebagai seorang guru.

“Alhamdulillah, saya melihat keceriaan hari ini meskipun saya harus mengakhiri tugas sebagai guru. Kita dipertemukan di sini untuk belajar dan mengajar,” ungkap Arzan.

Arzan juga berpesan kepada peserta didik agar senantiasa menjaga nama baik madrasah dan martabat sebagai pelajar madrasah. Ia mengingatkan agar siswa bangga menjadi bagian dari madrasah serta terus berjuang meraih cita-cita.

“Jaga nama baik madrasah. Jaga martabat kalian dan harus bangga menjadi anak madrasah. Selamat berjuang mencapai cita-cita kalian,” pesannya.

Arzan Kamal juga menyampaikan permohonan maaf kepada rekan sejawat dan seluruh peserta didik atas segala kekurangan selama menjalankan tugas sebagai guru.

Ia menceritakan perjalanan pengabdiannya yang dimulai di MAN 1 Bandar Lampung pada 1992. Pada 1993, ia melanjutkan tugas di Al-Kautsar dan kemudian kembali mengabdi di MAN 1 Bandar Lampung pada 1997 hingga memasuki masa purnabakti.

Mengakhiri sambutannya, Arzan Kamal menyampaikan salam perpisahan kepada seluruh keluarga besar MAN 1 Bandar Lampung. “Sayonara. Ma’assalamah,” pungkasnya.  (Kh/Yn/YM/FA/AL).